Posted by : Lailli N.A
Kamis, 16 April 2015
PENYAJIAN DATA
NUMERIK TERHADAP
UKURAN
SEBUAH VIDEO
Lailli Noer Alfiah
Jurnal Statistika
& Probabilitas
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jln.
Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 44151 Indonesia
Email : 1306075@sttgarut.ac.id
ABSTRAK-Statistika adalah ilmu yang mempelajari
cara-cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data serta penarikan
kesimpulan berdasarkan sifat-sifat data.Di dalam penyajian data statistik ada
yang disebut dengan distribusi frekuensi, distribusi frekuensi adalah suatu
susunan data dimulai dari data terkecil sampai data terbesar dan membaginya ke
dalam beberapa kelas.
Penyajian data Numerik merupakan sebuah kegiatan Pemrosesan Data yang
dilakukan guna memperoleh kesimpulan dari data yang diolah. Pengolahan data
pada umumnya disajikan dalam bentuk Tabel Distribusi Frequensi. Tabel
distribusi mengelompokan data yang dimiliki kedalam kelas – kelas berdasarkan
interval data.
Kata Kunci – Penyajian Data Numerik, Ukuran
video
BAB I
PENDAHULUAN
Video adalah
teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak. Aplikasi
umum dari sinyal video adalah televisi, tetapi dia dapat juga digunakan dalam
aplikasi lain di dalam bidang teknik, saintifik, produksi dan keamanan. Istilah video juga digunakan sebagai singkatan dari
videotape, dan juga perekam video serta pemutar video.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Statistika adalah ilmu yang
mempelajari cara-cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data
serta penarikan kesimpulan berdasarkan sifat-sifat data. Dalam statistika
dikenal dengan adanya populasi dan sampel. Populasi adalah keseluruhan objek
yang akan diteliti, sedangkan sampel adalah sebagian dari objek yang akan
diteliti dan diharapkan memberikan gambaran tentang sifat dari keseluruhan
objek/populasi.
Dalam jurnal ini akan
dijelaskan tentang data yang disajikan dengan distribusi frekuensi, ukuran
pemusatan data dan letak data.
Distribusi frekuensi adalah
suatu susunan data dimulai dari data terkecil sampai data terbesar dan membaginya
ke dalam beberapa kelas, dalam data nilai ini, data akan diubah kedalam tabel
ditribusi frekuensi dan juga akan dihitung pusat data serta letak data.
BAB III
KERANGKA KERJA KONSEPTUAL
1. Pengumpulan
Data
Pengumpulan
data dilaksanakan dalam satu waktu pada tanggal 16 Maret 2015. Pengumpulan data
dilakukan dengan menggunakan cara observasi
2. Merekap Data
Setelah data ukuran video tersebut
terkumpul, kemudian data tersebut direkap
3. Pembuatan
Tabel Distribusi Frekuensi
4. Penghitungan
Ukuran Video tesebut
BAB
IV
HASIL
DAN PEMBAHASAN
1.
Menyajikan data dalam tabel Distribusi Frekuensi
Diketahui data 50 ukuran video dengan data sebagai berikut :
Tabel
4.1: Ukuran Video
|
45,3
|
45,8
|
45,3
|
45,5
|
45,2
|
45,3
|
44,9
|
45,3
|
45,2
|
46,5
|
|
45,2
|
46,5
|
43,6
|
45,5
|
45,3
|
45,3
|
53,1
|
53,1
|
38,3
|
38,3
|
|
51,4
|
51,4
|
39,4
|
39,4
|
40,1
|
40,1
|
52,8
|
20,3
|
22,6
|
26,5
|
|
21,1
|
24,5
|
26,6
|
24,8
|
50,0
|
55,7
|
45,2
|
34,2
|
50,4
|
35,0
|
|
34,1
|
56,9
|
55,1
|
47,2
|
60,0
|
34,5
|
34,2
|
40,6
|
32,2
|
50,1
|
Data
tersebut diperoleh dari hasil searching menggunakan search engine google,
kemudian setiap ukuran ditulis dalam kertas, dengan memproleh sebanyak 50 data,
pada tabel diatas nilai minimum 20,3, nilai maksimum 60,0, yang paling sering
muncul adalah
- Nilai minimal = 20,3
- Nilai maksimal = 60,0
- Range = 60,0-20,3=40
- Kelas : 2k ≥ 50, k=6, 7, dst. dipilih k=6
- Interval = 40/ 6= 7
Tabel 1.1 Distibusi Frequensi Data Ukuran
Video
|
Histogram Frekuensi
|
||||||
|
Tepi Bawah
|
Tepi Atas
|
Batas Bawah
|
Batas Atas
|
Frekuensi
|
∑
|
Frekuensi Kumulatif
|
|
20,3
|
27,2
|
20,80
|
26,7
|
7
|
166,25
|
7
|
|
27,3
|
34,2
|
27,8
|
33,7
|
4,0
|
123,0
|
11,0
|
|
34,3
|
41,2
|
34,8
|
40,7
|
1,0
|
37,8
|
20,0
|
|
41,3
|
48,2
|
41,8
|
47,7
|
8,0
|
358,0
|
38,0
|
|
48,3
|
55,2
|
48,8
|
54,7
|
27,0
|
1.397,3
|
47,0
|
|
55,3
|
62,1
|
55,8
|
61,6
|
3,0
|
176,1
|
50,0
|
Penyajian Tabel
Distribusi Frequensi kedalam Grafik Histogram Frequensi
Penyajian Data tunggal diambil dari Tabel 1.0
Penyajian Data
Kelompok diambil dari table 1.1
Hasil
yang diperoleh dari kedua metode memiliki nilai yang berbeda, hal ini
dikarenakan penghitungan yang dilakukan pada data kelompok bersifat spekulatif
atau perkiraaan berdasarkan data yang disajikan dalam kelas dan interval.
Perhitungan data tunggal tentulah lebih akurat dibandingkan dengan perhitungan data kelompok.
KESIMPULAN
Berdasarkan kajian, tinjauan teori yang dimiliki,
serta dari hasil analisis dan pengembangan terhadap data ukuran video yang
diolah dengan distribusi frekuensi, maka dibuktikan bahwa penyajian data akan
lebih mudah dan keakuratannya menjadi lebih baik. Namun jika ada satu kesalahan
saja dalam penghitungan data, maka proses penghitungan selanjutnya akan lebih
susah untuk diperbaiki. Jadi kita harus hati-hati dalam menghitung data
pengukuran tersebut dengan teliti.
UCAPAN TERIMAKASIH
Penulis mengucapkan terimakasih kepada kedua orang tua
tercinta dan Saudara saya yang sudah memberikan dorongan, motivasi dan tak
pernah henti hentinya memberikan Doa
untuk penulis , terutama Adik yang sudah banyak memberikan motivasi yang tak
pernah henti selama penyusunan tugas ini, serta terima kasih kepada bapak eri
satria yang telah memberikan waktu lagi untuk mengumpulkan tugas dan menambah
pengetahuan penulis.
DAFTAR PUSTAKA
https://www.google.co.id/?gws_rd=ssl#q=ukuran+video+pada+zaman+dahulu


